Liputan6.com, Jakarta – Tepat tengah malam di hari pertama tahun baru 2026, Zohran Mamdani secara resmi jadi wali kota Muslim dan keturunan Asia Selatan pertama di New York City. Hadir bersama keluarga dekat dan anggota tim kampanye, salah satu wali kota termuda di Big Apple itu disumpah di bawah Al-Qur’an oleh Jaksa Agung Negara Bagian Letitia James.
Ia didampingi istrinya, Rama Duwaji, seorang seniman dan ilustrator yang gaya elegannya dengan cepat jadi fokus kampanye dan kemenangan Mamdani. Saat itu, Mamdani mengenakan setelan jas dan dasi bermotif dari merek Kartik Research yang berbasis di New Delhi.
Ia disumpah menggunakan Al-Qur’an milik kakeknya. Al-Quran itu dipegang dengan bangga oleh Duwaji, yang gayanya ditata oleh fashion stylist Gabriella Karefa-Johnson.
Di unggahan Substack-nya, Karefa-Johnson mengonfirmasi bahwa Duwaji mengenakan mantel Balenciaga vintage hitam. Itu dipadankan dengan celana bergaya culotte dari The Frankie Shop, serta sepasang sepatu bot dari label sepatu keren Miista.
Untuk menyapa publik setelah upacara, Duwaji berganti pakaian mengenakan mantel cokelat tua model A-line dengan kerah corong dari desainer Palestina-Lebanon, Cynthia Merhej. Ia mengganti anting-anting emasnya dengan sepasang anting perak yang dipahat menyerupai gading gajah yang tebal.
Peristiwa swearing-in Zohran Mamdani tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi dirinya, tetapi juga bagi komunitas Muslim dan Asia Selatan di seluruh dunia. Dengan latar belakang yang beragam, Mamdani mewakili komunitas yang sering kali diabaikan dalam politik, membawa harapan baru akan perubahan yang lebih inklusif dan beragam.
Kemenangan Mamdani mengisyaratkan sebuah langkah maju yang signifikan dalam representasi politik di Amerika Serikat. Reaksi positif terhadap pencalonannya menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap pemimpin yang berasal dari latar belakang yang berbeda.
Keberhasilan ini juga membawa perhatian lebih kepada isu-isu yang dihadapi oleh komunitas minoritas. Harapan jangka panjang adalah untuk melihat kebijakan yang lebih berpihak kepada semua kelompok di masyarakat, mengakhiri diskriminasi dan ketidakadilan yang seringkali terjadi.
Momen Bersejarah Bagi Komunitas Muslim dan Asia Selatan
Mamdani menjadi inspirasi bagi banyak orang muda di komunitasnya yang bermimpi untuk terlibat dalam politik. Dia menunjukkan bahwa dengan tekad dan kerja keras, segala sesuatu mungkin terjadi, tidak peduli seberapa sulit jalannya.
Banyak yang percaya bahwa kepemimpinan Mamdani akan membawa inovasi dalam bidang sosial dan ekonomi. Dengan latar belakangnya, dia diharapkan dapat menangani masalah yang selama ini terabaikan oleh para pemimpin sebelumnya.
Satu aspek yang menarik dari pelantikan ini adalah bagaimana peran keluarga dan dukungan komunitas sangat terasa. Kehadiran Duwaji dan anggota tim kampanye menunjukkan bahwa di balik kesuksesan seorang pemimpin selalu ada dukungan yang kuat dari orang-orang terdekat.
Peran Mode dalam Kampanye dan Wali Kota Baru
Ketika berbicara tentang kampanye Mamdani, aspek mode juga mendapatkan sorotan. Penampilan Duwaji yang memukau bukan hanya menarik perhatian publik, tetapi juga menciptakan momen yang tak terlupakan dalam sejarah politik New York.
Pemilihan pakaian setiap individu di acara-acara tersebut dapat mengirimkan pesan yang kuat kepada publik. Dalam hal ini, pilihan Duwaji untuk mengenakan pakaian yang menonjolkan warisannya mencerminkan identitas yang bangga dan kuat.
Gaya fashion Duwaji menggambarkan bagaimana seorang pemimpin harus tampil di depan rakyatnya. Dengan menyatukan elemen tradisional dan modern, dia memberikan inspirasi bagi banyak orang, terutama perempuan muda.
Harapan Baru untuk Masa Depan Kota New York
Kota New York kini menanti terobosan yang akan dilakukan oleh Mamdani. Dari masalah perumahan, pendidikan, hingga perawatan kesehatan, tantangan besar akan dihadapi, dan harapan publik sangat tinggi.
Penting bagi wali kota baru ini untuk mendengarkan suara masyarakat, terutama mereka yang selama ini terpinggirkan. Ini akan menjadi langkah awal yang krusial dalam membangun kepercayaan dan koneksi dengan komunitas yang beragam di kota ini.
Dengan latar belakang yang unik dan beragam, Mamdani memiliki kesempatan untuk mengubah diskusi politik yang sudah ada menjadi lebih inklusif. Harapannya, kebijakan yang diambil dapat mempromosikan keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh warga New York.







