• Latest
  • Trending
  • All
Siapnya Geo Dipa Menjadi Alat Fiskal untuk Ekonomi Hijau

Siapnya Geo Dipa Menjadi Alat Fiskal untuk Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta

Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta

October 2, 2026
Waspadai Penipuan SMS menggunakan Nama Bank yang Mengaku Sebagai BTS

Waspadai Penipuan SMS menggunakan Nama Bank yang Mengaku Sebagai BTS

October 2, 2026
Kasus Pembobolan Kartu Kredit Pengguna MRT Jakarta Melibatkan 4 Tersangka dari SMS Blast

Kasus Pembobolan Kartu Kredit Pengguna MRT Jakarta Melibatkan 4 Tersangka dari SMS Blast

October 2, 2026
Mendagri dan Menteri PKP Luncurkan 125 Truk Program Gentengisasi

Mendagri dan Menteri PKP Luncurkan 125 Truk Program Gentengisasi

October 2, 2026
Kasus ISPA Jatim Meningkat 200 Ribu Dihadapkan Karhutla dan Kemarau

Kasus ISPA Jatim Meningkat 200 Ribu Dihadapkan Karhutla dan Kemarau

October 2, 2026
Prabowo Lantik Ketua Ombudsman Nuzran Joher Saat Kasus Lapas Bergulir

Prabowo Lantik Ketua Ombudsman Nuzran Joher Saat Kasus Lapas Bergulir

October 2, 2026
Sertijab Kapolri Suyudi Ario Seto Dilaksanakan Siang Ini

Sertijab Kapolri Suyudi Ario Seto Dilaksanakan Siang Ini

October 2, 2026
Penguatan BUMD DKI Jakarta Melalui Empat Rancangan Peraturan Daerah Strategis

Penguatan BUMD DKI Jakarta Melalui Empat Rancangan Peraturan Daerah Strategis

October 2, 2026
KPK Geledah Dua Kantor Dinas Selidiki Kasus Gratifikasi dan TPPU di Madiun

KPK Geledah Dua Kantor Dinas Selidiki Kasus Gratifikasi dan TPPU di Madiun

October 2, 2026
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Suara Keadilan untuk Korban Tetap Disuarakan

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Suara Keadilan untuk Korban Tetap Disuarakan

October 2, 2026
Jual Anak JPFA di India dan Vietnam Seharga Rp1,8 Triliun Ini Dia Pembelinya

Jual Anak JPFA di India dan Vietnam Seharga Rp1,8 Triliun Ini Dia Pembelinya

October 2, 2026
Terlama 14 Tahun dan Tersingkat 8 Bulan dalam Perbandingan Waktu

Terlama 14 Tahun dan Tersingkat 8 Bulan dalam Perbandingan Waktu

October 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Siapnya Geo Dipa Menjadi Alat Fiskal untuk Ekonomi Hijau

by Hendri
October 2, 2026
in Lifestyle
0
Siapnya Geo Dipa Menjadi Alat Fiskal untuk Ekonomi Hijau
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor, Indonesia – Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Yudistian Yunis menegaskan bahwa perusahaan siap mengambil peran kunci sebagai Special Mission Vehicle (SMV) pemerintah dalam mendukung pengembangan ekonomi hijau di Indonesia. Pengalaman panjang dalam sektor panas bumi dan kemampuan teknis serta finansial yang dimiliki menjadi modal utama dalam mewujudkan komitmen tersebut.

Yudistian menyatakan bahwa kesiapan Geo Dipa untuk menjadi instrumen fiskal dalam mendukung ekonomi berkelanjutan menunjukkan betapa pentingnya peran perusahaan dalam sektor energi terbarukan. Hal ini diharapkan dapat menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi yang lebih ramah lingkungan.

Dalam kesempatan Media Gathering Kementerian Keuangan di Bogor pada 2 Oktober 2026, Yudistian menekankan bahwa Geo Dipa sudah siap secara teknis dan finansial untuk mengeksekusi peran ini. Dengan kapasitas pembangkit yang telah beroperasi, perusahaan dipersiapkan untuk berkontribusi lebih besar.

Kapasitas dan Infrastruktur Energi Panas Bumi yang Dimiliki Geo Dipa

Dari segi infrastruktur, Geo Dipa saat ini mengoperasikan pembangkit listrik panas bumi dengan kapasitas sekitar 120 megawatt. Perusahaan juga sedang membangun tambahan kapasitas baru sebanyak 110 MW dan merencanakan proyek pengembangan baru dengan kapasitas yang sama.

Dengan langkah tersebut, total kapasitas panas bumi yang dikelola Geo Dipa akan mencapai hampir 400 MW. Hal ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Yudistian menggarisbawahi bahwa perusahaan tidak hanya berpegang pada aset pembangkit, tetapi juga didukung oleh pengalaman selama sekitar 24 tahun dalam pengelolaan operasi dan pemeliharaan pembangkit panas bumi. Pengalaman yang luas ini merupakan aset penting untuk memperluas mandat perusahaan.

Kolaborasi untuk Pengembangan Energi Terbarukan yang Lebih Luas

Untuk pengembangan energi baru terbarukan di luar panas bumi, Geo Dipa menyadari pentingnya kolaborasi dengan badan usaha milik negara (BUMN) lain. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan sektor energi terbarukan, seperti energi hidro.

Yudistian mencontohkan kerjasama dengan PT PLN dan BUMN terkait lainnya dalam pengembangan pembangkit energi tenaga air. Model kolaborasi ini memungkinkan Geo Dipa untuk menjadi bagian dari ekosistem energi hijau yang terintegrasi tanpa harus membangun seluruh kapasitas energi terbarukan sendiri.

Pentingnya kerja sama ini menjadi semakin jelas, mengingat dinamika pasar energi dan kebutuhan untuk transisi energi yang lebih berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi, potensi pengembangan energi terbarukan menjadi lebih luas dan beragam.

Fondasi Keuangan yang Solid untuk Mendukung Peran Fiskal

Dari aspek keuangan, Geo Dipa memiliki fondasi yang kuat untuk berfungsi sebagai instrumen fiskal pemerintah. Yudistian menyebutkan bahwa perusahaan telah memperoleh peringkat kredit AAA dan skor ESG yang menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan.

Dengan peringkat AAA dan skor ESG 63, Geo Dipa termasuk dalam kategori teratas di Asia dan dunia untuk sektor utilitas. Ini membuka peluang bagi perusahaan untuk lebih berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Keberhasilan dalam meraih peringkat tinggi ini menjadikan Geo Dipa sebagai model bagi perusahaan lain dalam mencapai keberlanjutan finansial dan lingkungan. Hal ini juga menunjukkan pentingnya transparansi dan keberlanjutan dalam operasi perusahaan.

Membangun Ekosistem Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan

Yudistian menyatakan bahwa Geo Dipa tidak akan beroperasi sendiri dalam menciptakan ekonomi hijau. Perusahaan mengusulkan pembentukan ekosistem yang melibatkan berbagai SMV di bawah Kementerian Keuangan untuk menciptakan kolaborasi yang lebih efektif.

Dalam skema ini, Geo Dipa diharapkan dapat bertindak sebagai penyedia energi hijau, sementara lembaga lain seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dapat mendukung pembiayaan dan pembangunan pembangkit baru. Hal ini bisa mempercepat transisi ke ekonomi hijau.

Institusi seperti PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dapat memberikan jaminan pada proyek-proyek, sementara lembaga lain mendukung pembiayaan untuk sektor perumahan dan industri yang berkelanjutan. Keterlibatan berbagai pihak dalam ekosistem ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan transisi energi.

Yudistian menekankan bahwa Geo Dipa juga sudah siap dengan infrastruktur digital untuk mendukung perannya sebagai SMV serta instrumen fiskal dalam pengembangan ekonomi hijau. Dengan adanya ekosistem yang baik, semua pemain dalam sektor ini dapat berkolaborasi lebih efektif.

Ekosistem ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi Kementerian Keuangan dalam menciptakan model pengembangan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Regulasinya yang baik akan memungkinkan masuknya pemain baru dalam sektor energi hijau, menciptakan daya saing dan inovasi yang lebih tinggi.

Tags: AlatDipaEkonomiFiskalGeoHijauMenjadiSiapnyauntuk
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta

Dukung Program Prioritas, Cek Program Bedah Rumah di Purwakarta

October 2, 2026
Waspadai Penipuan SMS menggunakan Nama Bank yang Mengaku Sebagai BTS

Waspadai Penipuan SMS menggunakan Nama Bank yang Mengaku Sebagai BTS

October 2, 2026
Kasus Pembobolan Kartu Kredit Pengguna MRT Jakarta Melibatkan 4 Tersangka dari SMS Blast

Kasus Pembobolan Kartu Kredit Pengguna MRT Jakarta Melibatkan 4 Tersangka dari SMS Blast

October 2, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In