loading…
Universitas Budi Luhur baru-baru ini mengadakan aksi yang menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap bencana alam, berjudul “1.000 Lilin untuk Sumatera”. Dalam momen ini, lebih dari seribu orang berkumpul untuk memberikan dukungan kepada korban banjir yang menerpa wilayah Sumatera.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam ini di gelar di lapangan olahraga Universitas Budi Luhur, melibatkan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. Penyalaan lilin tersebut menjadi simbol harapan dan pengingat bahwa mereka yang terdampak bencana tidak sendirian dalam kesulitan ini.
Aksi ini diprakarsai untuk menggerakkan simpati dan empati dalam diri sivitas akademika terhadap situasi sulit yang dialami oleh saudara-saudara kita di Sumatera. Melalui sumbangan yang terkumpul, diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka yang terkena dampak bencana.
Aksi Solidaritas yang Menginspirasi Masyarakat
Kegiatan ini menjadi momen berkumpulnya banyak orang dalam semangat kebersamaan dan dukungan. Hal ini menunjukkan bahwa solidaritas dapat menguatkan dan memberikan harapan kepada mereka yang mengalami musibah.
Dari kalangan akademisi, aksi ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Banyak dari mahasiswa yang tergerak untuk terlibat dalam kegiatan penggalangan dana guna membantu korban bencana.
Salah satu mahasiswa yang ikut berpartisipasi mengungkapkan kebanggaannya bisa terlibat dalam kegiatan seperti ini. Ia merasa bahwa aksi solidaritas ini bukan hanya informasi, tetapi juga sebuah aksi nyata untuk membantu orang lain.
Pentingnya Empati dalam Menghadapi Bencana Alam
Musibah yang terjadi akibat bencana alam sesungguhnya memerlukan perhatian dan dukungan dari semua pihak. Karena, di balik angka statistik, terdapat cerita hidup yang perlu kita pahami. Setiap lilin yang dinyalakan mewakili harapan, dukungan, dan perhatian kepada korban.
Aktivitas seperti ini seharusnya menjadi bagian dari kepedulian sosial setiap individu di lingkungan akademik. Mengajarkan bahwa empati tidak hanya sekadar kata-kata, tetapi juga tindakan yang dapat meringankan beban orang lain.
Dengan mengadakan kegiatan seperti “1.000 Lilin untuk Sumatera”, Universitas Budi Luhur menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran sosial. Hal ini penting untuk selalu diingat, bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab dalam membantu sesama.
Penggalangan Dana dan Bantuan untuk Korban Banjir
Selama acara berlangsung, turut dilakukan penggalangan dana untuk membantu korban yang terdampak banjir. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi mereka yang mengalami kerugian akibat bencana. Masyarakat umum pun diajak untuk ikut menyumbangkan dalam kegiatan ini.
Kedepannya, Universitas Budi Luhur berencana untuk melanjutkan program-program serupa guna meningkatkan aksi sosial di lingkungan sekitar. Inisiatif semacam ini mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam pemulihan situasi pascabencana.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran institusi pendidikan dalam menghadapi isu-isu kemanusiaan. Dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan sosial, diharapkan mereka menjadi pribadi yang peka terhadap lingkungan sekitar.






