loading…
Sebanyak 24.994 peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru 2025 dinyatakan lulus seleksi substantif. Mereka berhasil lolos persaingan dari 80.215 peserta yang mendaftar program ini.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani mengatakan, “Melalui program ini, pemerintah berkomitmen memastikan guru yang kelak hadir di ruang-ruang kelas adalah mereka yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kesiapan mengajar sesuai kebutuhan peserta didik,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (3/12/2025).
Pelaksanaan tes substantif yang telah berlangsung pada 12–15 November 2025 diikuti oleh 80.215 peserta terdaftar, dengan 77.348 peserta hadir mengikuti seluruh rangkaian tes. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.994 peserta dinyatakan lulus berdasarkan penilaian terhadap tiga subtes, yaitu bidang studi, literasi, dan numerasi.
Penetapan kelulusan dilakukan sesuai ketentuan Nilai Batas Kelulusan (NBK), kuota penerimaan per bidang studi, serta lokasi keberminatan mengajar.
Keberhasilan calon peserta dalam melalui proses seleksi ini membawa harapan baru bagi dunia pendidikan di Tanah Air. Saat ini, seluruh perhatian masyarakat tertuju pada kualitas pendidikan dan keberadaan guru yang profesional.
Kompetensi guru menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan pendidikan. Oleh karena itu, program ini diharapkan mampu menghasilkan guru-guru berkualitas yang siap menjawab tantangan pendidikan masa depan.
Melalui langkah ini, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki mutu pendidikan nasional. Tentu saja, tantangan dan pekerjaan rumah masih banyak untuk memastikan agar kualitas pendidikan dapat terus meningkat.
Pentingnya Pendidikan Profesi Guru di Indonesia
Pendidikan Profesi Guru (PPG) memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui program ini, calon guru mendapatkan pelatihan yang intensif untuk mempersiapkan mereka dalam mengajar di lingkungan pendidikan.
Dengan adanya program PPG, diharapkan para guru dapat memiliki pengetahuan yang cukup serta keterampilan yang mumpuni. Hal ini tentunya sangat vital untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kompetitif di tingkat global.
Selain itu, program PPG juga menciptakan standar baru bagi calon pendidik. Proses seleksi yang ketat menjadi jaminan bahwa guru yang terpilih adalah mereka yang benar-benar siap dan layak untuk mengajar.
Di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi, pendidikan bukan lagi sekadar transfer ilmu. Namun, lebih dari itu, pendidikan juga harus mempersiapkan siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi berbagai perubahan.
Dukungan baik dari pemerintah maupun masyarakat juga sangat penting dalam keberhasilan program PPG. Semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan akan membuahkan hasil yang optimal.
Proses Seleksi yang Ketat dan Transparan
Proses seleksi yang dijalani oleh peserta PPG tahun ini sangat ketat. Dari total 80.215 orang yang mendaftar, hanya 24.994 peserta yang dinyatakan lulus, menunjukkan tingkat persaingan yang sangat tinggi.
Tes substantif yang dilaksanakan pada tanggal 12–15 November 2025 merupakan bagian dari proses seleksi tersebut. Dengan ketatnya seleksi, diharapkan hanya peserta yang benar-benar unggul yang dapat melanjutkan untuk menjadi guru.
Berdasarkan hasil penilaian, kelulusan ditentukan melalui tiga subtes, yakni bidang studi, literasi, dan numerasi. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan dasar dalam mengajar sangat diperhatikan dalam penilaian ini.
Keberhasilan ini juga membuktikan bahwa terdapat banyak talenta potensial yang siap untuk berkontribusi dalam sektor pendidikan. Semangat dan komitmen peserta dalam mengikuti seleksi menjadi indikator positif bagi masa depan pendidikan di Indonesia.
Dalam proses seleksi ini, transparansi menjadi salah satu fokus utama. Penilaian yang objektif dan berdasarkan data adalah satu langkah penting untuk menjaga integritas program ini.
Menjadi Guru Profesional untuk Masa Depan
Menjadi guru profesional adalah impian banyak orang. Dengan mengikuti program PPG, para calon guru akan mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang cara mengajar yang efektif.
Pendidikan yang berfokus pada pengembangan kompetensi akan memberikan bekal yang cukup bagi para guru untuk menjalankan tugas mereka. Hal ini juga akan mendorong siswa untuk belajar dengan antusiasme yang lebih tinggi.
Tugas guru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membimbing dan memotivasi siswa untuk mencapai potensi maksimal. Keterampilan interpersonal yang baik menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana belajar yang positif.
Kedepannya, peran guru di ruang kelas akan semakin kompleks. Oleh karena itu, pelatihan yang mumpuni melalui program PPG sangat diperlukan untuk mendukung profesionalisme mereka.
Harapan besar ditujukan kepada para lulusan PPG untuk dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan etika yang baik.







